Anggaran MBG dialihkan untuk korban banjir
Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan klaim bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengalihkan anggarannya untuk beras gratis serta bantuan bagi korban banjir. Unggahan tersebut menyebut perubahan prioritas anggaran sebagai respons terhadap kondisi darurat.
Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada pernyataan resmi dari Menteri Keuangan maupun pemerintah terkait penghentian atau pengalihan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Faktanya, program Makan Bergizi Gratis masih terus berjalan. Bahkan, Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan perluasan besar program MBG pada tahun 2026 dengan sasaran 82,9 juta siswa dan kebutuhan anggaran mencapai Rp335 triliun. Kepala BGN, Dadan Hindayana, juga menyampaikan rencana pembangunan sekitar 32–33 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melayani penerima manfaat MBG di seluruh Indonesia. Dengan demikian, klaim yang menyebut anggaran MBG dialihkan untuk korban banjir adalah tidak benar. Informasi tersebut merupakan hoaks dan tidak memiliki dasar dari sumber resmi pemerintah.