AS Terjunkan 10.000 Prajurit Robot untuk Serang Iran
Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan klaim bahwa Amerika Serikat telah mengerahkan 10.000 pasukan robot untuk menyerang Iran. Dalam video tersebut terlihat barisan robot yang disebut sebagai prajurit tempur canggih berdampingan dengan tentara manusia. Narasi yang menyertai video juga menyebutkan bahwa ribuan pasukan militer elit telah tiba di Iran dan situasi tersebut membuat Iran tidak memiliki peluang untuk bertahan. Konten ini kemudian menyebar luas dan menarik perhatian pengguna media sosial.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak benar. Memang terdapat laporan mengenai pengerahan sekitar 2.500 marinir Amerika Serikat ke kawasan Teluk, namun tidak ada informasi kredibel mengenai penggunaan 10.000 pasukan robot dalam operasi militer. Selain itu, analisis menggunakan alat pendeteksi AI seperti Hive Moderation dan BitMind menunjukkan bahwa video tersebut kemungkinan besar merupakan hasil rekayasa digital. Tingkat probabilitas penggunaan AI mencapai hingga 99,9 persen menurut Hive Moderation dan sekitar 91 persen berdasarkan BitMind. Dengan demikian, video yang mengklaim Amerika Serikat mengerahkan 10.000 pasukan robot ke Iran merupakan konten palsu (fabricated content) berbasis kecerdasan buatan.