Prabowo Minta Maaf Ikut BoP & Akan Kembalikan 17 Triliun
Beredar unggahan di media sosial yang mengklaim Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, meminta maaf kepada masyarakat karena telah mengikuti perjanjian perdamaian yang dibentuk oleh Amerika Serikat. Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa Prabowo akan mengembalikan uang sebesar Rp17 triliun ke kas negara. Unggahan itu disertai gambar Prabowo dalam beberapa pose serta ilustrasi rudal, sehingga menimbulkan kesan bahwa Indonesia telah mengeluarkan dana besar terkait perjanjian tersebut.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak benar. Tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel yang menyebut Prabowo Subianto meminta maaf atau berencana mengembalikan Rp17 triliun ke kas negara. Angka Rp17 triliun yang beredar berkaitan dengan kontribusi dalam forum internasional Board of Peace, sebuah inisiatif yang diusulkan oleh Donald Trump untuk mengawasi proses perdamaian dan rekonstruksi di Gaza. Kontribusi tersebut merupakan usulan iuran bagi negara anggota dan tidak bersifat wajib bagi semua peserta. Selain itu, pemerintah Indonesia justru membahas posisi dan peran Indonesia dalam forum tersebut bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, bukan membahas pengembalian dana. Oleh karena itu, klaim bahwa Prabowo meminta maaf dan akan mengembalikan Rp17 triliun ke kas negara merupakan informasi salah dan menyesatkan (false and misleading).