Purbaya Tidak Setuju Perjanjian Dagang Trump-Prabowo
Akun Facebook “Amellia Ayu” membagikan video yang mengklaim Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah sepakat untuk memulai perdagangan besar, namun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kurang setuju. Unggahan itu juga menyebut Trump telah “merampas minyak Venezuela” dan meminta Prabowo memberi akses mineral seperti nikel tanpa pajak, serta menyatakan setuju memberikan akses itu.
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi Purbaya yang menolak kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan AS seperti digambarkan dalam unggahan. Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat memang tengah negosiasi perjanjian tarif perdagangan, dengan target penyelesaian dokumen untuk ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Trump pada akhir Januari 2026 sebagai bagian dari perjanjian reciprocal trade. Namun negosiasi ini bersifat ekonomi dan teknis, bukan tentang konflik pribadi atau tekanan seperti dalam narasi unggahan . Dengan demikian, unggahan yang menyatakan Purbaya tidak setuju pada kesepakatan dagang Trump–Prabowo adalah konten palsu (fabricated content).