Surat Edaran Ditjen Bimas Kristen Terkait Pemberian Bantuan dari Australia
Di media sosial beredar surat edaran berlogo Kementerian Agama yang mengklaim Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Ditjen Bimas Kristen) menyalurkan bantuan dana dari Pemerintah Australia senilai Rp100 juta hingga Rp2 miliar. Dalam narasi tersebut disebutkan, 70 persen dana boleh digunakan untuk kepentingan pribadi, sementara sisanya untuk tempat ibadah dan fakir miskin. Warganet yang tertarik diminta menghubungi nomor WhatsApp yang tercantum dalam unggahan.
Faktanya, Dirjen Bimas Kristen Kemenag, Jeane Marie Tulung, menegaskan tidak pernah ada surat atau program bantuan dari Pemerintah Australia dengan nominal tersebut. Informasi itu dinyatakan palsu dan menyesatkan serta berpotensi sebagai modus penipuan. Kemenag menegaskan, seluruh informasi resmi Ditjen Bimas Kristen hanya disampaikan melalui situs dan media sosial resmi, dan masyarakat diminta selalu melakukan cek dan ricek sebelum mempercayai atau membagikan informasi serupa.