Cek Hoaks atau Fakta ?

masukkan kata kunci anda.

Tes PCR Disebut Penipuan untuk Menciptakan Ilusi Virus

  • Hoaks

Potongan video wawancara Michael Yeadon dalam film Planet Lockdown beredar luas di media sosial dengan klaim bahwa tes PCR tidak dapat dipercaya. Dalam narasi tersebut, PCR disebut sebagai alat yang “direkayasa” untuk menciptakan kesan seolah-olah virus benar-benar ada. Bahkan, hasil tesnya diklaim selalu menghasilkan positif palsu, sehingga dianggap menyesatkan publik selama pandemi. Klaim ini kemudian memicu keraguan terhadap pemeriksaan medis dan penanganan wabah.

Klaim tersebut tidak sesuai dengan fakta ilmiah. Tes PCR merupakan metode diagnostik berbasis deteksi materi genetik virus yang telah digunakan secara luas dalam dunia medis jauh sebelum pandemi COVID-19. Para ahli menegaskan bahwa PCR memiliki tingkat akurasi tinggi, dengan spesifisitas mendekati 98–99%, sehingga sangat kecil kemungkinan menghasilkan positif palsu secara massal seperti yang diklaim. Meski demikian, seperti metode medis lainnya, hasil PCR bisa dipengaruhi oleh faktor teknis, seperti kualitas sampel, waktu pengambilan, dan prosedur laboratorium. Hal ini bukan berarti metodenya keliru, melainkan bagian dari keterbatasan yang wajar dalam pemeriksaan medis. Secara keseluruhan, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan bahwa PCR adalah penipuan. Justru sebaliknya, metode ini diakui sebagai standar penting dalam diagnosis penyakit infeksi.