80 Persen Perempuan Penderita Kanker Paru Karena Asap Dapur
Sebuah klaim yang beredar di media sosial menyatakan lebih dari 80% kasus kanker paru pada wanita bukan disebabkan rokok, melainkan asap masakan, terutama di dapur berventilasi buruk. Setelah verifikasi, klaim ini terbukti menyesatkan. Faktanya, memang ada peningkatan kasus kanker paru pada wanita Asia-Amerika non-perokok, bahkan mencapai 80-90%. Namun, tidak ada studi tunggal yang menyebut asap dapur sebagai penyebab utama. Polusi udara luar ruangan, partikel PM2.5 dari kendaraan dan industri, serta faktor genetik seperti mutasi EGFR, juga memainkan peran signifikan dalam peningkatan kasus kanker paru pada non-perokok.
Asap dapur memang berpotensi menjadi faktor risiko, khususnya bila ventilasi buruk. Namun, penting untuk memahami bahwa ini hanyalah salah satu dari banyak faktor. Para peneliti masih terus menelusuri penyebab pasti di balik fenomena ini. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada, memastikan ventilasi yang baik saat memasak, dan rutin melakukan pemeriksaan paru-paru dengan CT scan dosis rendah sebagai langkah pencegahan.