Prabowo Punya Kewarganegaraan Yordania
Sebuah potongan koran lama kembali beredar dan langsung memantik perdebatan. Presiden Prabowo Subianto diisukan pernah berstatus warga negara Jordania. Unggahan menyertakan potongan surat kabar sebagai "bukti" dan mengaitkannya dengan isu imigrasi yang sebelumnya juga menyeret nama tokoh publik lain. Narasi lama yang dimunculkan kembali di waktu yang tepat untuk memancing spekulasi publik.
Isu ini sudah berumur hampir tiga dekade dan sudah punya jawaban yang jelas. Potongan koran itu berasal dari Harian Kompas 1998, bersumber dari surat kabar Jordania yang memberitakan tawaran kewarganegaraan kepada Prabowo. Prabowo sendiri menyatakan menolak tawaran itu karena Indonesia tidak mengizinkan dwikewarganegaraan. KPU pun pada Pilpres 2014 menegaskan tidak ada bukti Prabowo pernah meminta kewarganegaraan asing. Yang sebenarnya ia terima adalah gelar Warga Negara Kehormatan dari Raja Jordania, penghargaan diplomatik biasa yang juga pernah diterima SBY dari Ekuador dan BJ Habibie dari Jerman. Gelar itu tidak menjadikan penerimanya warga negara asing. Sehingga klaim yang beredar merupakan klaim dengan konteks yang keliru.