Gatot Nurmantyo Geruduk Polri dan Minta Kapolri Lengser
Beredar unggahan di Facebook yang mengklaim mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo membawa pasukan untuk menggeruduk Polri dan menuntut Kapolri Listyo Sigit Prabowo lengser dari jabatannya. Dalam narasi tersebut, Gatot disebut mengamuk dan menyebut Kapolri sebagai “pembangkang yang kurang ajar”. Unggahan itu juga menampilkan klaim bahwa akademisi Reza Indragiri mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mencopot Kapolri. Kolase foto dan teks provokatif ini kemudian ramai dibagikan dan menuai ratusan komentar dari warganet.
Hasil penelusuran menunjukkan gambar yang beredar merupakan thumbnail dari dua video YouTube yang menggunakan judul sensasional. Video pertama merujuk pada momen Gatot Nurmantyo saat menghadiri kuliah umum di Bandung. Dalam isi video tersebut, tidak ada pernyataan maupun aksi membawa pasukan untuk menggeruduk Polri. Ia hanya menyampaikan pandangan terkait loyalitas institusi dan isu kelembagaan. Video kedua berisi analisis Reza Indragiri yang mengkritik pernyataan Kapolri dalam forum publik. Kritik tersebut bersifat akademis dan tidak memuat seruan aksi atau desakan resmi pencopotan. Narasi yang beredar telah melebih-lebihkan isi video dan membingkai ulang pernyataan narasumber sehingga terkesan dramatis dan konfrontatif. Maka, klaim yang beredar merupakan informasi yang salah dan menyesatkan.