Video “Misil Israel Hantam Mekkah, Tewaskan Puluhan WNI yang Beribadah Haji”
Sebuah video menyebar dengan narasi yang langsung memantik kepanikan. Bom Israel diklaim menyasar Mekkah, dan puluhan jamaah haji asal Indonesia disebut meninggal dunia di tempat. Dalam video terdengar teriakan histeris dalam bahasa Indonesia saat dua misil meledak di sebuah kota. Serangan ke tempat paling suci umat Islam, dengan korban jiwa warga Indonesia. Narasi ini dirancang untuk memicu reaksi emosional sekeras mungkin.
Faktanya, video yang digunakan benar adanya tetapi lokasinya salah dan suaranya sudah diedit. Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, video serupa ditemukan di YouTube sejak Maret 2026 dengan keterangan rekaman tersebut adalah serangan misil di Teheran, Iran. Bukan Mekkah. Dalam video aslinya, tidak terdengar satu pun teriakan berbahasa Indonesia. Suara histeris berbahasa Indonesia itu ditambahkan belakangan melalui penyuntingan. Ada satu fakta lagi yang langsung membatalkan klaim soal korban haji. Berdasarkan informasi dari Kementerian Haji dan Umrah RI, ibadah haji 2026 baru akan dimulai pada 21 April, jauh setelah video ini beredar. Tidak mungkin ada jamaah haji Indonesia yang meninggal di Mekkah pada saat itu karena musim haji belum dimulai. Sehingga unggahan yang beredar merupakan konten menyesatkan yang bertujuan memantik amarah dan kepanikan warganet.