Kondisi Kuku Mengindikasikan Penyakit Tertentu
Di media sosial beredar sebuah konten grafis yang menampilkan berbagai bentuk dan warna kuku yang diklaim dapat menunjukkan kondisi kesehatan seseorang. Unggahan tersebut memperlihatkan sembilan kondisi kuku berbeda, seperti kuku berwarna kebiruan yang disebut sebagai tanda kekurangan oksigen, kuku rapuh yang dikaitkan dengan penyakit tiroid, serta kuku yang tampak merah dan bengkak yang disebut sebagai indikasi penyakit jantung. Selain itu, grafis tersebut juga mengklaim bahwa kuku putih menandakan penyakit hati, garis gelap pada kuku merupakan tanda diabetes, hingga kutikula yang meradang dikaitkan dengan penyakit lupus. Konten ini menyiratkan bahwa kondisi kuku dapat langsung digunakan untuk mengetahui penyakit tertentu yang mungkin diderita seseorang tanpa pemeriksaan medis lebih lanjut.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa perubahan warna atau bentuk kuku memang bisa menjadi salah satu petunjuk adanya masalah kesehatan, tetapi tidak dapat dijadikan diagnosis pasti tanpa pemeriksaan medis. Dokter spesialis kulit dan kelamin di RSUD Dr. Soetomo, Putri Hendria Wardhani, menjelaskan bahwa perubahan pada kuku dapat berkaitan dengan gangguan pada kuku itu sendiri maupun kondisi kesehatan lain di dalam tubuh. Namun, untuk memastikan penyebabnya diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis, termasuk melihat jumlah kuku yang berubah, pola perubahan, riwayat trauma, penggunaan obat, serta gejala lain yang menyertai. Beberapa kondisi kuku memang bisa berkaitan dengan penyakit tertentu, tetapi banyak juga yang disebabkan oleh faktor lain seperti infeksi, kebiasaan perawatan kuku, paparan bahan kimia, atau trauma pada kuku. Karena itu, klaim bahwa kondisi kuku secara langsung menunjukkan penyakit tertentu dinilai sebagian benar, karena perubahan kuku hanya dapat menjadi petunjuk awal dan tetap memerlukan pemeriksaan medis untuk memastikan diagnosis.