Dokumentasi "Kapal Tanker RI Mendapat Izin Iran Lewati Selat Hormuz"
Di tengah kekhawatiran publik soal jalur energi yang terancam akibat konflik Timur Tengah, sebuah video muncul membawa kabar yang terasa melegakan. Kapal tanker Indonesia diklaim berhasil melintas Selat Hormuz setelah mendapat izin patroli militer Iran. Narasi yang menyertainya bahkan menggambarkan ini sebagai pencapaian diplomatik yang patut disyukuri di tengah kepanikan global. Framing-nya sempurna, situasi genting, solusi dramatis, dan Indonesia sebagai pihak yang "selamat." Konten semacam ini sangat mudah disebarkan tanpa dicek lebih dulu.
Faktanya, kondisi di lapangan justru sebaliknya. Setelah dicek menggunakan Hive Moderation hasilnya konten tersebut terdeteksi sebagai hasil rekayasa kecerdasan buatan dengan probabilitas 99 persen. Tidak ada footage asli kapal tanker Indonesia yang berhasil melintas. Fakta yang ditemukan dari Bloomberg Technoz pada 10 April 2026 justru berbanding terbalik dengan narasi yang beredar, dua kapal tanker milik PT Pertamina saat itu masih ditahan di Selat Hormuz, bukan bebas melintas seperti yang diklaim. Sehingga konten yang beredar merupakan konten palsu menggunakan kecerdasan buatan AI.