Cek Hoaks atau Fakta ?

masukkan kata kunci anda.

Kartini Teladan Poligami

  • Hoaks

Di media sosial beredar narasi yang menyebut Raden Ajeng Kartini sebagai “teladan poligami” karena disebut menjadi istri ketiga Bupati Rembang. Unggahan tersebut juga menarasikan bahwa Kartini berasal dari keluarga poligami sehingga dianggap mendukung praktik tersebut. Konten ini banyak dibagikan di Instagram dan Threads dengan kalimat yang menyimpulkan bahwa Kartini adalah contoh perempuan yang menerima dan membenarkan poligami.

Faktanya, narasi tersebut keliru dan tidak sesuai dengan catatan sejarah. Raden Ajeng Kartini memang lahir di lingkungan keluarga bangsawan Jawa yang menjalankan praktik poligami pada masa kolonial, tetapi ibunya, Ngasirah, sebenarnya merupakan istri pertama ayah Kartini sebelum sang ayah menikahi perempuan bangsawan demi memenuhi syarat jabatan bupati dari pemerintah kolonial Belanda. Selain itu, Kartini bukan istri ketiga, melainkan istri keempat Bupati Rembang. Dalam berbagai surat pribadinya kepada sahabat di Belanda, Kartini justru beberapa kali mengungkapkan kegelisahan dan penolakannya terhadap praktik poligami karena dianggap menyakiti perempuan. Meski akhirnya menikah dengan Bupati Rembang yang telah memiliki istri lain, tidak ada bukti sejarah yang menunjukkan Kartini mendukung poligami atau menjadikannya teladan hidup. Sebaliknya, Kartini tetap dikenal sebagai tokoh yang memperjuangkan pendidikan, kebebasan berpikir, dan hak perempuan pada masanya.